Eliston Fransiskus Nadeak

Eliston Fransiskus Nadeak
"Sahabat bukanlah matematika yang dapat dihitung nilainya, Ekonomi yang mengharapkan banyak materi, Pancasila yang dituntut oleh undang-undang, tetapi Sahabat adalah Sejarah yang dapat dikenang sepanjang masa"

Jumat, 18 Maret 2011

Loew Masih Tak Lirik Ballack

Frankfurt - Pelatih Jerman Joachim Loew mengumumkan 22 nama pemain timnas untuk menghadapi lanjutan kualifikasi Euro 2012. Tidak ada nama Michael Ballack dalam daftar pilihan Loew.



Inilah skuad yang dipersiapkan Loew untuk menjamu Kazakhstan di penyisihan Euro 2012 Grup A pada 26 Maret dan untuk meladeni Australia dalam pertandingan uji coba tiga hari berselang.

Loew tidak memilih Ballack kendati pemain 34 tahun itu sudah sembuh dari cedera yang sempat membelitnya di awal musim ini. Demikian seperti diwartakan Eurosports.

Dengan tidak dipanggilnya Ballack, maka penantian pemain Bayer Leverkusen itu untuk kembali mengenakan seragam Der Panzer kian panjang. Eks pemain Chelsea itu terakhir membela Jerman pada Maret 2010 alias tepat setahun silam.

Inikah akhir dari karir internasional Ballack? Loew mengatakan bahwa ia akan membicarakan nasib eks kapten Jerman itu setelah dua pertandingan tersebut di atas.

Tidak ada kejutan dalam skuad teranyar Loew ini. Praktis, cuma ada satu pemain yang belum pernah bermain buat Jerman, yakni gelandang Borussia Dortmund, Sven Bender.

Skuad Jerman:
Kiper: Manuel Neuer (Schalke 04), Rene Adler (Bayer Leverkusen), Tim Wiese (Werder Bremen);

Belakang: Arne Friedrich (VfL Wolfsburg), Dennis Aogo (Hamburg SV), Holger Badstuber (Bayern Munich), Philipp Lahm (Bayern Munich), Jerome Boateng (Manchester City), Mats Hummels (Borussia Dortmund), Per Mertesacker (Werder Bremen), Marcel Schmelzer (Borussia Dortmund);

Tengah: Mario Goetze (Borussia Dortmund), Sven Bender (Borussia Dortmund), Mesut Ozil (Real Madrid), Sami Khedira (Real Madrid), Bastian Schweinsteiger (Bayern Munich), Christian Traesch (VfB Stuttgart), Toni Kroos (Bayern Munich), Andre Schuerrle (Mainz 05)

Depan: Mario Gomez, Miroslav Klose, Thomas Mueller (all Bayern Munich), Lukas Podolski

sumber :
http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2011/03/18/211050/1595967/1033/loew-masih-tak-lirik-ballack?b99110170

Jumat, 11 Maret 2011

Peningkatan Partisipasi Politik Perempuan

Jakarta - Tahun 2011 ini adalah tepat 100 tahun peringatan Hari Perempuan Internasional. Sebagai sebuah lembaga negara yang secara konsisten mendorong penguatan peran perempuan di dalam kegiatan bernegara, DPR RI memperingatinya dengan mengadakan seminar yang bertemakan Peran Perempuan Indonesia Dalam Demokrasi.

Dalam sambutan pembukaan seminar tersebut, Wakil Ketua DPR RI/Korpolkam Priyo Budi Santoso menggarisbawahi pentingnya perempuan membekali diri untuk dapat berkarya dan bekerja di berbagai bidang, termasuk bidang politik. Dalam konteks politik Indonesia, peran perempuan juga sedang berkembang secara signifikan. "Banyaknya perempuan yang bekerja di bidang politik saat ini telah menunjukkan peran perempuan yang lebih luas dalam membangun demokrasi di Indonesia. Perempuan tidak hanya dapat membangun kesadaran berdemokrasi dari lingkup keluarga, tapi juga menjadi bagian dari lembaga politik dan pemerintahan." ujar politisi yang pernah menjadi dosen FISIP Universitas Nasional ini.

Selanjutnya, Priyo Budi Santoso mencatat bahwa sejak bergulirnya era reformasi yang dimulai pada tahun 1998, peran lebih besar perempuan dalam proses pengambilan kebijakan adalah sebuah keniscayaan. Kenyataan ini terindikasi dengan adanya trend positif peningkatan partisipasi politik kaum hawa tersebut di dalam kancah perpolitikan nasional. "Pada Pemilu tahun 1999 hanya terdapat 9%  dari 462 anggota DPR RI yang merupakan anggota perempuan, namun pada Pemilu 2004 meningkat menjadi 11%. Peningkatan tersebut salah satunya didorong oleh lahirnya 2 UU di bidang politik, yaitu UU 31 tahun 2002 tentang Parpol dan UU No.12 tahun 2003 tentang Pemilu. Bahkan pada pemilu 2009 lalu angka prosentasenya telah mencapai 17% dari seluruh keanggotaan DPR RI yang berjumlah 560 orang." ungkap Ketua Bidang Hubungan Legislatif dan Lembaga Politik Partai Golkar ini.   

Menanggapi keberhasilan Ibu Dr. Nurhayati Ali Assegaf, Wakil Ketua BKSAP, yang terpilih menjadi President of Coordinating Committee of Women Parliamentarians of the Inter-Parliamentary Union (IPU), mantan aktivis HMI ini mengatakan bahwa keberhasilan ini patut diapresiasi. "Keberhasilan DPR RI menduduki jabatan strategis tersebut menunjukkan bahwa parlemen-parlemen di seluruh dunia mengapresiasi peran perempuan di dalam transisi politik dan perkembangan demokrasi di Indonesia. Oleh sebab itu, presidensi ini selain merupakan bentuk aktualisasi penajaman parliamentary diplomacy DPR RI di panggung diplomasi global yang tentunya memperjuangkan kepentingan perempuan dalam arus globalisasi yang semakin deras, juga dapat dijadikan bukti bahwa kaum perempuan di negara Indonesia yang notabene merupakan negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia mendapat kesempatan yang sama dalam berpolitik dan berdemokrasi. Fakta ini telah mengoreksi kekeliruan pandangan yang selama ini sering disampaikan oleh negara-negara Barat bahwa Islam adalah agama yang mengebiri hak-hak kaum perempuan." ujarnya.

Sejumlah SPBU di Martapura Sumsel Mulai Krisis BBM

Kelangkaan BBM mulai terasa di Martapura, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan. Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di sana, dalam tiga pekan terakhir mulai mengalami krisis pasokan bahan bakar minyak (BBM) baik jenis solar maupun premium. Bahkan ada SPBU yang terpaksa tidak operasi.

Hari ini Jumat (11/3/2011), tiga SPBU yang beroperasi di Martapura dari pagi sama sekali belum melayani para pembeli. Selanjutnya mereka melayani pembeli dalam jumlah yang terbatas karena stok yang ada di SPBU merupakan sisa sehari sebelumnya.

Untungnya, di sepanjang jalan masih ada penjual premium eceran yang ada di sekitar SPBU. Sulitnya mendapatkan BBM di SPBU ini diduga salah satunya disebabkan kouta yang dikirim pihak Pertamina terbatas. Belum lagi banyaknya pembeli yang menggunakan jeriken untuk dijual secara eceran.

”Saya tadi ke SPBU, tapi habis, ya terpaksa beli di eceran ini,” kata Anton, warga Martapura.

Kisah Bank CIMB Lolos dari Kerusuhan Thailand

Bank CIMB Thai salah satu yang beruntung bisa melewati kerusuhan di Bangkok yang terjadi pada pertengahan tahun lalu. Selain masih bisa beroperasi, bank bernuansa merah itu juga bisa mencetak lonjakan laba lebih dari 10 kali lipat di Thailand.

"Kami ini cukup beruntung, padahal bank kami ini bernuansa merah. Semuanya warna merah," kata President and CEO CIMB Thai Subhak Siwaraksa, di kantor pusat CIMB Thai, Bangkok, Jumat (11/3/2011).

Seperti diketahui pendukung mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang digulingkan tahun 2006 menuntut perdana menteri yang menjabat untuk mundur dan mengadakan pemilihan. Para demostran ini dinamakan Baju Merah identik dengan pakaian yang mereka kenakan.

Kerusuhan itu berlangsung selama hampir tiga bulan dan memakan banyak korban jiwa, baik demonstran Baju Merah, warga sipil, maupun jurnalis. Menurutnya,
kerusuhan dan demonstrasi waktu itu terjadi tepat di kantor pusat CIMB Thai yang memang letaknya di pusat kota Bangkok.

"Saat itu kami terpaksa pakai back up plan. Kami memutuskan pindah seluruh kantor, karena kebetulan ada kantor cabang di luar Bangkok. Di sini (kantor
pusat) kami simpan security untuk berjaga-saja," imbuhnya.

Dengan demikian, kata Subhak, CIMB Thai masih bisa melayani nasabah dengan baik meski sedikit terbatas. "Pada waktu itu banyak sekali nasabah yang tarik dana. Kami sempat kewalahan juga. Tapi setelah demonstrasi selesai, hanya dalam waktu 2-3 bulan situasi kembali membaik," jelasnya.

Atas membaiknya situasi di negara yang 80% penduduknya penganut agama Budha itu, CIMB Thai berhasil membukukan laba bersih sebanyak Baht 710 miliar. Naik lebih dari 10 kali lipat dibandingkan laba bersih tahun 2009 sebanyak Baht 68 miliar.

Peningkatan laba itu juga terbantu oleh tingginya pertumbuhan ekonomi Thailand tahun 2010 ini yang menembus 6%. Ia menambahkan, banyak sekali sektor industri di Thailand yang tumbuh pesat atas bantuan perbankannya, salah satunya adalah pembiayaan otomotif.

Harga Minyak Ikut Terkoreksi Tsunami Jepang

Harga minyak mentah dunia turun di bawah US$ 114 per barel hari ini setelah bencana tsunami terjadi di Jepang yang merupakan konsumen minyak ketiga terbesar di dunia. Ada kekhawatiran permintaan minyak turun.

Meski begitu, pasar minyak masih awasi penuh demonstrasi di Arab Saudi yang merupakan eksportir minyak terbesar di dunia. Serta kerusuhan di Libya yang mengganggu ekspor minyak.

Pada perdagangan (11/3/2011) di London, harga minyak jenis Brent pengiriman April turun US$ 1,71 ke level US$ 113,77 per barel. Harga minyak light sweet pengiriman April juga turun 83 sen ke US$ 101,87 per barel, bahkan harga minyak light sudah turun di bawah US$ 100 tepatnya US$ 99,01 per barel.

Seperti diketahui, Jepang dihantam gempa berkekuatan 8,8 Skala Richter, yang merupakan terbesar sejak akhir abad ke-19.

Bencana alam ini dinilai menghasilkan risiko baru di pasar. Namun koreksi minyak ini juga jadi kelanjutan dari koreksi yang terjadi di pasar komoditas kemarin. Apalagi Jepang jadi konsumen minyak ketiga terbesar di dunia setelah China dan AS.

"Dalam jangka pendek, bencana yang terjadi tersebut bakal menurunkan permintaan minyak di Jepang. Namun selanjutnya, pasca tsunami, Jepang kembali membutuhkan pasokan minyak karena kilang-kilang yang terbakar," tutur Analis Harry Tchilinguirian seperti dikutip dari Reuters, Jumat (11/3/2011).

Selain minyak tsunami yang terjadi di Jepang ini juga menyeret saham di bursa Eropa jatuh ke level terendah dalam 3 bulan terakhir.

Program Tambah Daya Listrik Gratis Diburu Pelanggan

Program penambahan daya listrik gratis oleh PT PLN (persero) direspons antusias oleh para pelanggan listrik. Data PLN mencatat pelanggan listrik rumah tangga yang merespon untuk menambah daya listrik sudah berjumlah 3900 pelanggan.
“Sejak kemarin, baru dua hari kita pantau data seluruh Indonesia, suda ada sekitar 3900-an pelanggan yang merespon ini (tambah daya listrik gratis),” kata
Murtaqi.

Ia  menambahkan bahwa rata-rata pelanggan yang melakukan penambahan daya adalah dari 450 VA ke 1300 VA. Murtaqi menjelaskan bahwa animo dari penambahan daya tersebut sudah terasa dan penambahan tersebut dirasa tidak akan membebankan beban dari pembangkit listrik dengan alasan pihaknya sudah memperhitungkan bahwa penambaha daya tidak akan terlalu banyak memberi pengaruh.

“Karena orang merespon sejauh ini adalah yang pemakaian listriknya tinggi namun sering lebih batas makanya sering ‘jepret’. Orang yang pemakaian listriknya
tinggi berarti kan daya belinya tinggi, itu langsung merespon kemarin, dan itu menjadi target kita,” jelasnya.

Dikatakanya bahwa pelanggan listrik yang daya listriknya rendah lebih cenderung tidak merespon dikarenakan daya beli mereka pun kemungkinan rendah
pula.

“Maka itu, kita memperkirakan bahwa ini tidak akan beri pengaruh yang banyak kepada pembangkit kita,” tukas Murtaqi.

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan juga menanggapi dengan nada yang sama bahwa program penambahan daya listrik gratis ini tidak akan membebankan pembangkit
milik PLN yang ada.

“Cukup kok. Kalau saya sih, saya harapkan paling tidak sebanyak 20% seluruh pelanggan mau pindah, tapi terserah mereka ini kan sifatnya sukarela,” ucap Dahlan.

Seperti diketahui bulan Maret ini PLN memberlakukan program penambahan daya listrik gratis dengan rentang daya 450 VA dan 900 VA untuk pindah ke 1300 VA atau 2200 VA. Hal tersebut dilakukan bagi pelanggan rumah tangga yang selama ini penggunaan listriknya meningkat.

CIMB Incar Pasar Syariah di Thailand

Bank CIMB Thai mengincar pasar perbankan syariah di 'Negeri Gajah' Thailand yang 80% penduduknya beragama Budha. Penduduk di Thailand saat ini sudah mulai tertarik dengan produk syariah.

Menurut President and CEO CIMB Thai Subhak Siwaraksa, saat ini sistem syariah Thailand banyak dijalankan oleh The Islamic Bank of Thailand. Namun, meski CIMB tidak punya anak usaha syariah, pihaknya sudah mulai menerbitkan instrumen sukuk.

"Selama ini sistem syariah di Thailand dijalankan oleh The Islamic Bank of Thailand. Sekitar 10% penduduk di sini adalah muslim," katanya di kantor pusat CIMB Thai, Bangkok, Jumat (11/3/2011).

Ia mengatakan, CIMB Thai sudah bekerja sama dengan CIMB Grup menerbitkan sukuk di Malaysia. Dengan pengalamanya ini, CIMB Thai berniat untuk melakukan hal yang sama di Thailand namun tidak dalam waktu dekat.

"Tidak gampang juga keluarkan sukuk di Thailand meski pangsa pasarnya cukup bagus. Masih perlu banyak sosialisasi," katanya.

Selain itu, masih ada kesulitan lain yang harus dihadapi yaitu minimnya infrastruktur. Sistem pembayarannya pun masih terbiasa dengan obligasi konvensional, bukan sistem bagi hasil syariah.